SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI !

SFUR, adalah organisasi yang didirikian oleh mantan pasien Pengguna JAMKESMAS, Gakin, dan SKTM. Nama Siti Fadillah digunakan sebagai simbol dan spirit perjuangan SFUR Dalam mempertahankan hak-hak rakyat miskin yang selama ini sudah didapat dan memperjuangkan hak-hak rakyat yang selama ini belum didapat. Siti Fadillah dengan ke konsistenannya membela rakyat miskin, adalah idola baru bagi kami yang juga menjadi pemimpin baru bagi kami rakyat miskin. Kegigihan beliau dalam melindungi rakyat, membuat beliau satu-satunya tokoh yang berani dan tegas terhadap penindasan pihak asing.
Bergabunglah juga di Facebook :sfurpeople@gmail.com dan groups Siti Fadillah Untuk Rakyat di :
http://www.facebook.com/group.php?v=app_2373072738&gid=200986556857#/group.php?gid=200986556857

Minggu, 06 Desember 2009

Dibawah kibaran merah putih


Dibawah kibaran merah putih
oleh : Ardy Fadillah

Aku berdiri dibawah kibaran merah putih yg kian memudar
Diselimuti oleh bhineka tunggal ika
saat angin bertiup perlahan
saat panas menusuk ke ubun-ubun

Aku lihat lihat jejak-jejak sedih
petani yg terampas sawahnya
buruh-buruh bekerja tanpa upah layak
dalam pabrik-pabrik yg pengab
dan jutaan penganggur tergeletak dijalanan tanpa harapan
lalu anak-anak dipaksa mengais recehan dilampu-lampu merah

Inilah kami
yang membusuk kelaparan di lumbung padi
yang kehausan di mata air
yang hantam ribuan bencana
yang di pukul banjir
yang menjadi korban penguasa
koruptor dan komprador

Disini aku berdiri
dibawah kaki burung garuda yg semakin keriput
saat bayang kelam menghantui negri permai
saat imprealis masuk ke kamar-kamar tidur
lalu tertawa dalam kotak televisi

Dibawah kibaran merah putih
gajah mada pun berteriak lantang
“kita telah diuji oleh banyak perubahan
Janji yang tertunda, masalah-masalah yg mustahil
doa-doa yang tak terjawab,
Kritik yang tak layak diterima,
dan tragedi yang tak masuk akal,
Membuat kita menjadi kuat
Melawan segala penindasan

Jakarta 26 agustus 2009
dibaca pada Deklarasi Siti Fadillah untuk Rakyat
di Wisma Perwari, 3 Desember 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar